Jurnal Refleksi Modul 3.1
Jurnal Refleksi Modul
3.1
Imron Rosadi CGP
Angkatan 5
Kabupaten Mojokerto
Pada modul 3.1.
ini, saya merefleksikan hasil dari kegiatan yang saya ikuti di LMS ini dalam
bentuk jurnal refleksi. Jurnal Refleksi Minggu ke-18 ini membahas materi pada
Modul 3.1.mengenai Pengambilan Keputusan sebagai peminpin pembelajaran. Jurnal
refleksi ini saya tulis sebagai media untuk mendokumentasikan perasaan, gagasan
dan pengalaman serta praktik baik yang telah saya dilakukan. Model refleksi
yang saya pakai adalah Model 1: 4F (Facts, Feelings, Findings, Future).
Di minggu ke-18 saya akan coba merefleksi pembelajaran dan aktivitas pembelajaran yang telah dilakukan di Learning Management System (LMS). Di minggu ini ada beberapa aktivitas pembelajaran yaitu diawali dengan membuat demonstrasi kontekstual modul 3.1,Elaborasi pemahaman, Koneksi antar materi serta rancangan aksi nyata 3.1.
1. Facts (Peristiwa)
Aktivitas pertama
yaitu membuat membuat demonstrasi kontekstual modul 3.1. Pada demonstrasi
kontekstual saya sebuah jurnal monolog terkait dengan materi pengambilan
keputusan sebagai pemimpin pembelajaran. Pada tugas ini membahas tentang
Perbedaan antara bujukan moral dengan dilema etika, 4 paradigma , 3 prinsip
serta 9 langkah pengambilan keputusan.
Pada minggu ini saya juga mengikuti kegiatan pembelajaran pada modul 3.1 Pengambilan Keputusan sebagai pemimpin pembelajaran yang memasuki tahap akhir. Saat saya mengikuti kegiatan Elaborasi Pemahaman bersama instruktur (Bapak Fathuddin Muchtar), narasumber, dan teman-teman sesama CGP dari Kabupaten Mojokerto dan Kota Malang pada pukul 15.30-17.00 WIB dengan jumlah peserta total 62 orang. Sebelum masuk room , saya mengerjakan tugas pada modul 3.1 bagian 3.1.a.8. Elaborasi Pemahaman - Pengambilan Keputusan sebagai pemimpin pembelajaran (Pertanyaan).Saya menyampaikan Pengambilan Keputusan sebagai pemimpin pembelajaran kepada instruktur saya melalui kuesionner .
2. Feelings (Perasaan)
Saya antusias serta semangat mengikuti aktivitas pembelajaran di minggu ke-18 ini. Pada modul 3.1. ini, sesi Elaborasi Pemahaman membahas contoh 0 contoh kasus yang berkaitan sengan bujukan moral dan dilema etika. Pengambilan keputusan hendaknya memperhatikan 4 paradigma dilema etika dan 3 prinsip pengambilan keputusan yang baik serta dengan memperhatikan 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan yang terdiri dari: (1)Mengenali bahwa ada nilai-nilai yang saling bertentangan dalam situasi ini (2)Menentukan siapa yang terlibat dalam situasi ini (3)Kumpulkan fakta-fakta yang relevan dengan situasi ini (4)Pengujian benar atau salah, meliputi: a. Uji Legal, b. Uji Regulasi/Standar Profesional, c. Uji Intuisi, d. Uji Halaman Depan Koran e. Uji Panutan/Idola f. Uji halaman depan koran, g. Uji Panutan/Idola (5)Pengujian Paradigma Benar lawan Benar (6)Melakukan Prinsip Resolusi (7)Investigasi Opsi Trilema (8)Buat Keputusan (9)Lihat lagi Keputusan dan Refleksikan.Selain itu saya juga membuat koneksi antar materi, disini membuat kesimpulan (sintesis) dari keseluruhan materi yang didapat/sebuah rangkuman dari proses perjalanan pembelajaran saya sampai saat ini pada program guru penggerak ini dengan menggunakan 10 pertanyaan pemandu yang ada pada LMS dalam berbagai media.Pada rancangan aksi nyata saya membuat rencana tindakan aksi nyata praktik Pengambilan Keputusan sebagai pemimpin pembelajaran di sekolah saya.
3. Findings
(Pembelajaran)
Informasi, pengetahuan dan pengalaman baru saya dapatkan pada modul 3.1. ini.Pada bagian koneksi antar materi, disini saya menyimpulkan dan menjelaskan keterkaitan materi yang saya peroleh dan membuat refleksi berdasarkan pemahaman yang dibangun dari awal sampai saat ini dalam berbagai media. Pada fase ini saya diajak untuk meninjau ulang keseluruhan materi pembelajaran dan membuat sebuah koneksi antar materi belajar yang sudah saya lakukan. Sedangkan pada rancangan aksi nyata saya membuat rencana tindakan aksi nyata praktik Pengambilan Keputusan sebagai pemimpin pembelajaran di sekolah saya yang berdasarkan pada nilai-nilai kebajikan universal yang disepakati, mengaitkan nilai-nilai kebajikan yang disepakati dan diyakini dalam proses pengambilan keputusan dilema etika, bersikap reflektif, kritis, dan terbuka dalam menganalisis nilai-nilai kebajikan yang terkandung dalam sebuah pengambilan keputusan dilema etika
4. Future (Penerapan)
Sekolah adalah
'institusi moral' dimana dari sinilah karakter semua warga sekolah dibentuk dan
terbentuk. Guru sebagai pemimpin pembelajaran maupun kepala sekolah seringkali
diperhadapkan dengan berbagai keadaan dimana suatu keputusan harus diambil.
Disini saya sebagai seorang guru tentunya sering menjumpai banyak kasus atau
tantangan yang terkait dengan bujukan moral serta dilema etika. Oleh karena
itu, pengambilan keputusan yang tepat dari saya sebagai pendidik sangat
diperlukan. Dengan materi Pengambilan Keputusan Sebagi pemimpin pembelajaran
pada modul ini harapan saya bisa menyerap ilmunya serta menerapkan pengambilan
keputusan dengan memperhatikan 4 paradigma dilema etika dan 3 prinsip
pengambilan keputusan yang baik serta dengan memperhatikan 9 langkah
pengambilan dan pengujian keputusan untuk membantu mengatasi kasus atau
tantangan tersebut . Selain itu, Saya coba untuk sharing kepada rekan sejawat
tentang materi ini dengan harapan kami semua menjadi lebih siap dan punya bekal
untuk mengatasi kasus dan tantangan tersebut

Komentar
Posting Komentar
Silahkan masukkan komentar untuk pengembangan web site kami